Khofifah Indar Parawansa Resmikan Pabrik Rokok di Bojonegoro, Serap Ribuan Tenaga Kerja dan Multiplier Effect

Avatar photo

Kamis, 1 Februari 2024 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Facebook.com/@Khofifah Indar Parawansa)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Facebook.com/@Khofifah Indar Parawansa)

HELLOJATIM.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Meresmikan pabrik Rokok yang berada di wilayah Bojonegoro, Rabu, 31 Januari 2024.

Keberadaan pabrik di Desa Ngunpakdakem , Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini dapat menyerap ribuan tenaga kerja.

Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi keberadaan pabrik rokok ini, karena salah satu pihak swasta yakni MPS Dander semula hanya berupa koperasi kini membuat korporasi.

Dengan adanya peningkatan ini diharapkan dapat menjadi referensi global sebuah koperasi yang mampu mendirikan korporasi.

“Biasanya kan korporasi memiliki koperasi, tapi ini koperasi memiliki korporasi,” tegas Khofifah, usai meresmikan pabrik, Rabu 31 Januari 2024

Melalui MPS ini ribuan tenaga kerja bisa terserap menjadi angkatan kerja.

Baca artikel lainnya di sini : Hadiri Acara ‘Rabu Biru’, Capres Prabowo Subianto Sebut Indonesia Butuh Keberlanjutan Pembangunan

Mereka yang unskill labour maupun yang tingkat pendidikannya tidak terlalu tinggi juga bisa terserap karena proses pembimbingan tidak terlalu rumit.

“Beroperasinya MPS Dander sejak seminggu lalu membawa perubahan baru memasuki 2024 terutama bagi karyawannya yang mayoritas merupakan perempuan.

Lihat juga konten video, di sini: Jokowi dan Prabowo Santap Bakso Pak Sholeh Bandongan di Kios Kaki Lima Magelang, Jawa Tengah

Ini menjadi bentuk penguatan peran perempuan terhadap pembangunan,” katanya

Tidak hanya mampu mengurangi angka pengangguran, Gubernur menilai MPS Dander akan memberikan multiplier effect.

Bagi usaha kost untuk karyawan, warung – warung kecil di sekitar pabrik hingga transportasi publik di wilayah ini.

MPS Dander saat ini memiliki 3.090 karyawan yang didominasi pekerja perempuan sebagai pelinting rokok.

Mayoritas mereka merupakan tukang punggung ekonomi keluarganya.*

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita Jatimraya.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Hallotokoh.com dan Malukuraya.com .

Berita Terkait

Sujud Terakhir di Reruntuhan, Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Demo Ricuh Libatkan 64 Anak di Jatim, Emil Dardak Ungkap Proses Hukum dengan Restorative Justice
Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas, KPK Panggil Khofifah di Polda Jatim
Kasus Dana Hibah Pokmas, Khofifah Diperiksa sebagai Saksi oleh KPK
Kusnadi Sebut Khofifah Tahu Dana Hibah: KPK Belum Bertindak Lagi
Dana Hibah Jatim Seret Legislator, KPK Telusuri Jejak Korupsi
Erupsi Gunung Raung Kembali Mengguncang: Status Masih Waspada
“Saya Disayat Ayah di Sawah”: Bocah Ini Ditemukan Hampir Mati di Pasar, Polisi Selidiki Kekerasan Keluarga

Berita Terkait

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:23 WIB

Sujud Terakhir di Reruntuhan, Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Jumat, 12 September 2025 - 10:27 WIB

Demo Ricuh Libatkan 64 Anak di Jatim, Emil Dardak Ungkap Proses Hukum dengan Restorative Justice

Jumat, 11 Juli 2025 - 06:18 WIB

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokmas, KPK Panggil Khofifah di Polda Jatim

Kamis, 10 Juli 2025 - 14:00 WIB

Kasus Dana Hibah Pokmas, Khofifah Diperiksa sebagai Saksi oleh KPK

Selasa, 1 Juli 2025 - 15:15 WIB

Kusnadi Sebut Khofifah Tahu Dana Hibah: KPK Belum Bertindak Lagi

Berita Terbaru